![]() |
| Ketua Komnas PGPKT, Dr. Damayanti Sp.T.H.T.K.L (K) |
Minggu, 29 Januari 2017
CATATAN KETUA KOMNAS PGPKT TENTANG TUNARUNGU
Istilah TUNARUNGU adalah istilah utk mereka yg tuli berat sejak lahir (kongenital)/ lahir tuli
TUNARUNGU yg terbengkalai, tidak bisa komunikasi, hidupnya menderita dan penuh kesulitan
TUNARUNGU yg mendapat pertolongan yg tepat bisa punya kemampuan komunikasi yg baik dan kualitas hidup yg baik bahkan bisa berpendidikan, berprofesi.
KOMUNIKASI bisa
1) Audioverbal contoh dengan Alat Bantu Dengar (ABD) dan Cochlear Implant (CI);
2) Bahasa Isyarat.
Hak azazi setiap anak TR untuk memilihnya setelah dewasa.
Contoh di desa tunarungu di Bengkala di Bali, mereka tidak pakai ABD tapi pakai bahasa isyarat, itu hak mereka
Bila tuli tidak kongenital bukan tunarungu, biasanya tidak begitu berat, disebut HARD OF HEARING atau KURANG DENGAR.
Karena timbul gangguan dengar postlingual (diatas 3 tahun) umumnya mudah fitting ABD dan bisa komunikasi Audioverbal (bicara & bahasa) karena sudah pernah berbicara, dan karena pusat di otak sudah berkembang, contoh Desa Mekarsari di Kab Bandung, Jabar.
Ini catatan saya dapat dari Dr.dr.Bulan, saya share disini semoga manfaat utk kita semua. Saya harap ada sharing2 lain dari para pakar lainnya yang berhubungan dengan PGPKT.
Minggu, 18 Desember 2016
SKRINING DAN PERAWATAN TELINGA ANAK DI PANTI ASUHAN SINAR KASIH-AIMAS
Didukung oleh pemilik dan seluruh karyawan Apotik Videta Farma, Komite Daerah PGPKT Provinsi Papua Barat mengadakan skrining dan perawatan telinga bagi anak Panti Asuhan Sinar Kasih Aimas-Kabupaten Sorong, sekaligus berbagi kasih dalam menyambut Natal 2026, pada tanggal 18 Desember 2016. Tuhan Yesus memberkati.
Sabtu, 10 Desember 2016
Kamis, 11 Agustus 2016
SKRINING PENYAKIT KULIT, TELINGA DAN SARAF DI GKI ELIM WOUMA ATAS WAMENA, 10 AGUSTUS 2016
Pada
tanggal 10 Agustus 2016 jam 11.00 sampai dengan selesai, bertempat di Gedung Lama GKI Elim di Wouma Atas, Wamena berlangsung skrining penyakit kulit, telinga dan saraf terhadap murid Sekolah Minggu dan para orang tua yang
dilaksanakan oleh Pengurus Komite Daerah Penanggulangan Gangguan
Pendengaran dan Ketulian Propinsi Papua Barat, yang diwakili oleh dr.
Titus Taba SpTHT-KL, dr. Jenny Ritung SpKK-FINSDV, dr. Agustinus Ruma
SpS. dan dr. Novenska Angela Ritung Taba.
Kegiatan
tersebut mendapat tanggapan positif dari jemaat GKI Elim Wouma Atas-Wamena karena mungkin baru pertama
kali dokter spesialis kulit dan dokter spesialis THT memberi pelayanan cuma-cuma di kota
Wamena.
Kamis, 14 Juli 2016
SCREENING & EAR CARE FOR CHILDREN IN SYUKWES, RURAL AREA OF TAMBRAUW DISTRICT, 04072016
Mari peduli dengan kesehatan telinga dan pendengaran generasi penerus
bangsa ini... Skrining dan ear care bagi anak-anak di Kampung Syukwes,
Distrik Kwoor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. 14072016
Langganan:
Postingan (Atom)

























